Paguyuban Jathilan Gadhung Melati di Bawah Yayasan Vidya Yasa Nusantara Perkuat Pelestarian Seni Budaya Tradisional
Girisubo, Gunungkidul — Semangat melestarikan seni dan budaya tradisional terus digelorakan melalui Paguyuban Jathilan Gadhung Melati yang kini berada di bawah naungan Yayasan Vidya Yasa Nusantara, dengan Tina Chadarsi selaku Pembina Yayasan.
Keberadaan Paguyuban Jathilan Gadhung Melati menjadi bagian dari upaya Yayasan Vidya Yasa Nusantara dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk mengenal, mencintai, serta mengembangkan seni tradisional sebagai bagian dari jati diri bangsa.
Kegiatan Paguyuban Jathilan Gadhung Melati turut hadir dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diisi dengan pertunjukan seni budaya Jathilan, serta prosesi pengukuhan, pemotongan tumpeng, dan penyerahan perlengkapan Jathilan.
Dalam sambutan kegiatan, disampaikan bahwa seni Jathilan bukan sekadar hiburan, tetapi merupakan bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, kebersamaan, dan identitas masyarakat. Karena itu, keberadaannya perlu terus dijaga agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan untuk terus menghormati jasa para pahlawan dan menjaga warisan para leluhur. Seni tradisional diharapkan tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu, tetapi dapat terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai dan akar budayanya.
Tina Chadarsi, selaku Pembina Yayasan Vidya Yasa Nusantara, menempatkan pelestarian budaya sebagai bagian dari semangat membangun masyarakat yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki rasa bangga terhadap warisan daerahnya.
Melalui naungan Yayasan Vidya Yasa Nusantara, Paguyuban Jathilan Gadhung Melati diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh bagi para pelaku seni, khususnya generasi muda, untuk terus berkarya sekaligus menjaga keberlangsungan seni tradisional.
Pelestarian budaya pada akhirnya bukan hanya tentang mempertahankan kesenian, tetapi juga menjaga identitas, nilai kebersamaan, dan warisan leluhur agar tetap hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dengan semangat “Lestari Budayaku, Kuat Jati Diriku, Bersatu Indonesiaku,” Paguyuban Jathilan Gadhung Melati bersama Yayasan Vidya Yasa Nusantara berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam merawat dan menghidupkan seni budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.